Minggu, 13 April 2014

Electrolyte Tester Bertenaga Baterai

Pada materi kelas VII dan XI ada praktikum menentukan daya hantar listrik suatu larutan. Untuk kelas VII biasanya masuk ke dalam sub praktikum asam basa, sementara untuk kelas XI masuk dalam materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Untuk menguji apakah suatu benda/larutan dapat menghantarkan listrik, diperlukan suatu alat disebut Electrolyte Tester. Alat ini bisa kita rancang sendiri dengan mudah, dan bisa kita pilih sumber listrik yang diambil, dari tenaga listrik permanen melalui stop kontak dari instalasi listrik atau baterai. Berikut ini dua macam alat uji elektrolit yang terdapat di laboratorium IPA Nurul Fikri Boarding School
1. Sumber Listrik : Instalasi Listrik Permanen
Alat Uji Elektrolit dengan Sumber Instalasi Listrik Permanen

Nyala Alat Uji Elektrolit

2. Sumber Listrik : Baterai

Alat Peraga Pendidikan IPA sesuai Kurikulum 2013 : Versi Pudak Scientific


Alat Percobaan Sains Berbasis Komputer


Alat Fisika


Wimshurts Machine

Alat Biologi

Alat Kimia

Pameran Alat Peraga Pendidikan

Jakarta, 26 Januari 2014 Tim Laboratorium IPA yang terdiri dari laboran Kimia, Laboran Biologi, Laboran Fisika, Laboran Elektro dan Guru Kimia mengunjungi Pameran Edukasi yang berlangsung di gedung JECC, Senayan, Jakarta. Dalam Pameran tersebut digelar beraneka stand pendidikan, kebanyakan adalah dari kampus yang ada di seluruh Indonesia. Namun, yang menjadi fokus kunjungan kami pada Pameran tersebut adalah stand Pameran Alat Peraga Pendidikan. Terdapat beberapa stand Alat Peraga dan Alat Laboratorium di pameran tersebut. Salah satunya adalah stand dari mitra kami dalam penyediaan alat dan bahan lab yaitu dari Pudak Scientific. Selain itu, terdapat stand alat laboratorium tingkat penelitian, yaitu dari PT. Kurniajaya Muktisentosa. Kami mendapat kesempatan untuk melihat, menyentuh, dan bertanya mengenai nama dan kegunaan alat yang didisplay di sana. Bahkan pada siang harinya, kami mendapat suguhan workshop tentang Implementasi Alat Peraga Pendidikan IPA sesuai Kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh Pudak Scientific. Tim Pudak Scientific memperkenalkan suatu alat yang sangat kompatibel untuk merangsang dan membantu para peserta didik untuk meraih tujuan pembelajaran sesuai kuruikulum 2013, khususnya dalam bidang IPA.

Baiklah dalam laporan kegiatan kali ini, kami ingin berbagi pengetahuan yang kami dapatkan tentang peralatan laboratorium. Laporan berupa dokumentasi peralatan laboratorium akan kami sampaikan dalam judul terpisah, sesuai dengan bidangnya, yaitu
1. Alat Kimia,
2. Alat Biologi,
3. Alat Fisika
Selamat melihat-lihat...

Mengapa Gula Jagung Berbahaya?


Gula Jagung. Sepintas terdengar alami. Sangat alami. Bahkan banyak tenaga medis yang merekomendasikan penggunaan gula jagung sebagai pengganti pemanis dengan kalori tinggi seperti gula pasir, khususnya bagi penderita diabetes. Hal ini karena gula jagung memiliki kalori rendah dan fruktosa yang tinggi. Namun, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, terdapat kontra akan pendapat ini. Bahkan penggunaan gula jagung sebagai pengganti gula pasir, disebut-sebut berbahaya karena dapat memicu penyakit diabetes tipe 2. Seperti opini yang disampaikan oleh Omri dalam http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/03/30/revolusi-jagung-dan-bahayanya-bagi-kesehatan-450509.html
Secara umum fructose yaitu gula dalam buah [termasuk jagung] adalah sehat bila dikonsumsi dalam bentuk alaminya. Anda memakan buah yang manis2 dan mayoritasnya sangat sehat dan penuh nutrisi karena didalam buah tersebut, selain gula juga berisi mineral, vitamin, enzyme dan lainnya. Bila fructose tadi diproduksi khusus sebagai gula, maka zat lainnya akan hilang dan ia akan menjadi substansi yang tidak sehat. Gula jagung ini tidak dapat diproses oleh pancreas dan akan langsung membebani liver sehingga liver overloaded. Dengan tingginya kadar gula dari gula jagung maka liver akan membentuk lemak dengan cepat. Hasilnya adalah kegemukan dan obesitas dengan segala komplikasinya. 

Jumat, 11 April 2014

Logam Alloy bukan Allay ya...

Pernah mendengar istilah alloy? Bukan allay ya...
Alloy merupakan bahan campuran yang memiliki sifat-sifat logam, terdiri dari dua atau lebih unsur-unsur dan sebagai unsur utama campuran adalah logam.
Sebelum kita tilik alloy yang ada dalam kehidupan sehari-hari, mari kita terlebih dahulu mengenal logam yang sering dibuat alloy atau paduan
1. Besi (Nomor atom : 26)

Selasa, 01 April 2014

Sungai di Bawah Laut : Halocline (dinding)

Fenomena sungai di bawah laut merupakan fenomena yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan para ilmuwan telah mengungkapkan sejumlah teori untuk menjelaskan fenomena tersebut.
Beberapa istilah yang menyertai teori para ilmuwan dalam mengungkap fenomena sungai di bawah tanah antara lain Cenote, Angelita dan Halocline.

Minggu, 30 Maret 2014

Peran Strategis Laboratorium Sains dalam Kurikulum 2013

Dalam pembelajaran sains, laboratorium merupakan bagian integral dari kegiatan belajar mengajar. Hal ini dikarenakan siswa tidak hanya sekedar mendengarkan keterangan guru dari pelajaran yang telah diberikan, tetapi harus melakukan kegiatan sendiri untuk mencari keterangan lebih lanjut tentang ilmu yang dipelajarinya. Dengan adanya laboratorium, maka diharapkan proses pengajaran sains dapat dilaksanakan seoptimal mungkin, meskipun bukan berarti sains tidak dapat diajarkan tanpa laboratorium. Dari sisi ini tampak betapa penting peranan kegiatan laboratorium untuk mencapai tujuan pendidikan sains. Setidaknya ada 4 alasan yang menguatkan peran laboratorium dalam pembelajaran di sekolah antara lain (Rustaman, 1995): 
1. Praktikum membangkitkan motivasi belajar sains.