Jumat, 06 Juni 2014

Daftar Praktikum Kimia Semester 2 TA 2013/2014


MateriMedia/Alat/Bahan
Pengenalan Alat GelasGelas kimia, tabung reaksi, rak tabung reaksi, spatula, lumpang dan alu
Perubahan Kimia dan Fisika 1Tabung reaksi, pita Mg, HCl 1 M, rak tabung reaksi, gelas kimia, natrium, kertas saring, lar pp
Perubahan Kimia dan Fisika 2Tabung reaksi, amilum, lugol, larutan NaOH, lar pp
Indikator Alami Asam BasaLumpang & alu, tabung reaksi & rak, pipet tetes, gelas kimia, kertas lakmus, bahan-bahan alam
Titrasi Asam BasaBuret, erlenmeyer, statif+bosshead+klem, indikator pH universal
Larutan Buffer Asam BasaGelas beker, pipet tetes, indikator pH universal, NH4OH, HCl, NaOH, CH3COONa, CH3COOH, NH4Cl
Hidrolisis Garam10 larutan garam, kertas lakmus, pH meter
Teknik Pemisahan Campuran : Filtrasi dan KromatografiErlenmeyer, corong, gelas beker, pengaduk, kertas saring, alat pembakaran, cawan uap, cawan petri
Teknik Pemisahan Campuran : Membuat Air gula dari Tebu dan Destilasi Air GaramAlat destilasi, alat pembakaran, cawan uap, cawan petri, penjept kayu, pengaduk
Teknik Pemisahan Campuran : Sublimasi, Corong Pisah dan DestilasiAlat destilasi, alat pembakaran, cawan uap, cawan petri, penjept kayu, pengaduk, corong pisah
Uji ElektrolitAlat uji elektrolit, gelas beker, kawat tembaga, lar H2O, CH3COOH, NaOH, HCl, Urea, NaCl dll
Reaksi RedoksPita Mg, Pembakar spritus, penjepit kayu, tabung reaksi + Rak
Demo Permainan Kimia : Poster Kimia dan Bungaku yang LunturLarutan pp, NaOH, kuas, kertas, Na, gelas kimia 250 mL, bunga sepatu, HCl dan NaOH
Demo Permainan Kimia : Poster Kimia dan Menyalakan Api di dalam AirLarutan pp, NaOH, kuas, kertas, Na, gelas kimia 1000 mL, kertas saring
Demo Permainan Kimia : Poster Kimia dan Menyalakan Api di dalam AirLarutan pp, NaOH, kuas, kertas, Na, gelas kimia 1000 mL, kertas saring
Demo Permainan Kimia : Poster KimiaLarutan pp, NaOH, kuas, kertas

Daftar Praktikum Biologi Semester 2 TA 2013/2014


Mata PraktikumMedia/Alat/Bahan
Sistem Pencernaan ManusiaTorso laki-laki tanpa kepala, torso wanita, charta sistem pencernaan manusia
Sistem EkskresiTabung reaksi, rak tabung, kertas lakmus, ph universal, pembakar spiritus, pematik api, kawat kasa, kaki tiga
Pengamatan Jaringan Tumbuhan (Sel Epitel Bawang) dan Hewan (Sel Epitel Rongga Mulut)Bawang, silet, cawan petri, mikroskop, metilen biru, eosin, akuades, preparat kering jaringan tumbuhan dan hewan
Pengamatan Organ Dalam Tubuh ManusiaTorso laki-laki tanpa kepala, torso wanita
Pengamatan Organ dalam Tubuh KatakKatak, panci bedah, alat bedah, kloroform, toples
Mengukur Laju Respirasi Hewan dan TumbuhanRespirometer, vaselin, neraca digital, plastik klem, NaOH, lar eosin
Uji Golongan Darah, Pengukuran Tensi Darah, Pengamatan Sel DarahSet uji gol darah, tensimeter, mikroskop, PK sel darah merah&putih
Uji Bahan MakananGelas beaker, kawat kasa, bunsen, kaki tiga, pipet tetes, spatula, rak tabung, tabung reaksi, pematik api, tepung terigu, glukosa, sukrosa,telur (kuning dan putih), penjepit tabung
Uji Hasil FotosintesisGelas kimia, alat pembakaran, cawan petri, lugol, pipet tetes
Pengaruh Pencemaran Tanah terhadap Cacing TanahBaskom, pipet tetes, gelas ukur, cacing tanah, media tanah

Percobaan Uji Makanan : Uji Glukosa dengan Larutan Fehling

video

Larutan fehling merupakan salah satu pereaksi uji yang digunakan untuk menguji keberadaan glukosa. Dalam laboratorium, biasanya larutan fehling terpisah dalam dua macam, yaitu fehling A dan fehling B. Fehling A merupakan larutan tembaga (II) sulfat yang berwarna biru, CuSO4 (aq). Fehling B, yaitu larutan natrium hidroksida, NaOH (aq) dan kalium natrium tartrat. Ketika CuSO4(aq) direaksikan dengan NaOH(aq), terbentuk endapan Cu(OH)2(s) yang berwarna biru. Endapan ini tidak efektif sebagai pereaksi fehling. Untuk menghindari adanya endapan Cu(OH)2maka diperlukan kalium natrium tartrat sebagai ligan bidentat bagi ion Cu2+. Ketika fehling A dan fehling B dicampurkan, tembaga(II) tetap sebagai larutan, karena membentuk ion kompleks bistartrato kuprat(II), Cu{(COO)2(CHO)2}4-. Setelah zat yang diuji dicampurkan dan ternyata positif, maka terbentuklah endapan merah bata dari tembaga(I) oksida, Cu2O.

Sumber : http://etnarufiati.guru-indonesia.net/artike_detail-15238.html


Kegiatan Sains Club Biologi Selama Setahun

Berikut ini daftar kegiatan sains club Biologi yang telah berlangsung selama setahun

Pengamatan dan Pengujian
Pengamatan Bakteri pada Beberapa Sampel Air menggunakan Mikroskop
Pengamatan Bakteri pada Yoghurt
Pengamatan Jaringan Tumbuhan
Uji Glukosa

Pelatihan Sains Aplikasi
Pembuatan Permen Jahe
Pembuatan Keju
Pembuatan Tape Singkong dan Sukun
Pembuatan Tempe
Pembuatan Susu Kedelai
Pembuatan Tahu
Pembuatan Nata de Coco

Adiwiyata
Daur Ulang Kertas

Jelajah
Jelajah Cihideung Forest mencari tumbuhan paku, pakis dan anggrek

Minggu, 01 Juni 2014

Gambar Media Pembelajaran Biologi

Berikut ini saya posting beberapa contoh media pembelajaran Biologi yang tersedia di laboratorium IPA NFBS. Posting ini akan terus diperbaharui seiring dengan pengadaan alat-alat baru setiap tahunnya baik berasal dari bantuan sosial lab IPA maupun anggaran dari lembaga
Kerangka manusia mini (import)

Carta Biologi 

Kotak Genetika

Model Otak dan Model Jakun Manusia

Kegiatan Sains Club Kimia Selama Setahun

Awal Juni 2014 adalah tutup tahun kegiatan Science Club SMP Islam Nurul Fikri. Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi kegiatan SC Kimia selama setahun, mungkin bisa menjadi referensi bagi para guru ekskul untuk kegiatan di sekolahnya. Berikut ini kegiatan yang telah berlangsung :

Konsep Kimia
Pengenalan Kegiatan SC Kimia dan Kromatografi Zat Warna
Ciri-ciri Reaksi Kimia
Uji Elektrolit
Elektrolisis

Pelatihan Sains Aplikasi
Pembuatan Permen Jahe
Pembuatan Sabun beraneka Rasa
Pembuatan Virgin Coconnut Oil
Pembuatan Alat Penyaring Air Sederhana
Pembuatan Minyak Kemiri

Permainan Kimia
Taman Kimia
Mendinginkan Suhu
Peniup Balon Ajaib
Anggur menjadi Susu
Termometer Kimia
Uangku terbakar Uangku yang Utuh
Kilatan Cahaya

Demonstrasi
Pertunjukan Lampu Lava

SC Kimia in Action
Pertunjukan Sulap Kimia





Kamis, 15 Mei 2014

Teknologi Sensor pada Android

Bagi penulis yang berlatar belakang ilmu Kimia, segala sesuatu tentang sensor adalah hal yang baru. Oleh karena itu, ketika Prof. Dr. Ir. Hendro mengungkapkan bahwa teknologi sensor  yang paling dekat dengan diri kita adalah smartphone yang kita pegang, maka hal itu semakin membuat penasaran bagi penulis untuk mencari tahu dan mengoprek-oprek sensor apa saja yang terdapat pada smartphone khususnya dengan sistem android.
Setelah searching beberapa link, antara lain link ini , diperoleh informasi bahwa minimal terdapat berikut sensor yang terdapat dalam smartphone android, antara lain:
1. Proximity Sensor
Sifat : mendeteksi keberadaan objek tanpa kontak fisik
Contoh kegunaan : mematikan layar secara otomatis saat kita menelepon
2. Accelerometer Sensor
Sifat : mendeteksi posisi landscape atau portrait
Contoh kegunaan : mengubah posisi landscape atau portrait, digunakan untuk mengontrol gerak pada game
3. Compas
Sifat : menunjuk arah
Contoh kegunaan : menunjukkan arah, menunjukkan arah kiblat
4. Magnetic Field Sensor
Sifat : mendeteksi medan magnet di sekitar
Contoh kegunaan : mendeteksi magnet atau keberadaan makhluk lain
5. Barometer
Sifat : mengukur suhu di sekitar
6. Gyroscope
Contoh kegunaan : dalam game
7. Fingerprint Sensor
Sifat : mendeteksi sidik jari
Contoh kegunaan : Password sidik jari

Pemanfaatan Sensor dalam Kehidupan

Di era teknologi seperti sekarang, tidak mengherankan terdapat banyak sekali peralatan yang menggunakan sensor, ditemukan dalam kehidupan. Apa yang dahulu orang sebut sebagai sesuatu yang tak mungkin, atau bahkan mistis, kini terlihat nyata bahkan dapat dijelaskan secara sains. Sederhana saja, pintu yang bisa terbuka dan tertutup tanpa kita sentuh, atau mesin pengering tangan yang beroperasi ketika kita meletakkan tangan kita di bawahnya, dan masih banyak lagi.
Pada kesempatan kali ini, mari bersama kita cari sebanyak-banyaknya pemanfaatan sensor dalam kehidupan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi tambahan informasi, inspirasi dan semangat untuk menggali ilmu lebih banyak lagi.
1. Pemanfaatan Sensor Gerak dan Cahaya pada Rumah Teknovasi dengan Mikrokontroller Amega 8
2. Deteksi Gelombang Tsunami dengan Sensor Laser
3. Pemanfaatan Sensor Cahaya sebagai Alat Pendeteksi Hemoglobin dalam Darah
4. Pemanfaatan Sensor Accelerometer (mengukur percepatan suatu objek) pada Aplikasi Waterslide Extreme pada iPhone

Selasa, 13 Mei 2014

Panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya





Sensor Cahaya dan Suhu

1. Sensor cahaya

Sensor cahaya mengubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Komponen yang termasuk dalam sensor cahaya, yaitu :
- LDR (Light Dependent Resistor) yaitu sebuah resistor di mana nilai resistensinya akan berubah jika dikenai cahaya
- PhotoDioda, yaitu sebuah dioda yang apabila dikenai cahaya akan memancarkan elektron sehingga akan mengalirkan arus listrik
- Optocoupler, yaitu sebuah komponen kompling berbasis optik

2. Sensor suara
Sensor suara mengubah besaran suara menjadi besaran listrik. Komponen yang termasuk dalam sensor suara yaitu :
- Microphone, yaitu komponen elektronika di mana cara kerjanya yaitu membran yang digetarkan oleh gelombang suara akan menghasilkan sinyal listrik

3. Sensor Suhu

Sensor suhu mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik. Komponen yang termasuk dalam sensor suhu, yaitu
- NTC, yaitu komponen elektronika di mana jika dikenai panas maka tahanannya akan naik
- PTC, yaitu komponen elektronika di mana jika terkena panas maka tahanannya akan semakin turun